“Jumlah sebaran hoaks mencapai 3.235 konten, di mana 1.971 konten hoaks kita take down. Sisanya itu kita stempel hoaks, karena isunya nggak masuk akal,” ungkapnya.
Menkominfo mengatakan, konten hoaks masih tersebar di hampir seluruh platform media digital seperti Meta (Facebook dan Instagram), X, Google, dan Tiktok.
Namun demikian, dia mengapresiasi upaya penyelenggara platform digital yang menerapkan kebijakan komunitas untuk menekan sebaran konten hoaks, termasuk yang berkaitan dengan Pemilu 2024.
“Tiktok sendiri sudah lapor ke kami selama Pemilu ini sudah take down 10,8 juta konten. Secara mandiri tanpa kita minta, kebijakan komunitas mereka melakukan crawling dan take down. Google juga hampir dua juta lebih konten yang sudah di-take down secara mandiri. Termasuk Meta, Instagram dan Facebook,” jelas Budi Arie Setiadi.
Oleh karena itu, Menkominfo mengajak masyarakat tetap menjaga ruang digital selama tahapan Pemilu 2024 agar situasi tetap berlangsung damai.
“Saya ingin menyampaikan di bulan baik dan sebentar lagi kita akan menghadapi Idul Fitri, mari kita sama-sama suarakan damai penuh makna,” tandasnya.(atoe) .
Editor Restu







