WARTABANJAR.COM, TEPI BARAT- Presiden Palestina, Mahmoud Abbas telah menunjuk penasihat ekonomi lamanya Mohammed Mustafa untuk menjadi perdana menteri.
Ia ditunjuk saat Otoritas Palestina (PA) menghadapi tekanan AS yang ingin mereformasi pemerintahan di Tepi Barat ini sebagai bagian dari visi Washington pascaperang Gaza.
Mustafa, seorang ekonom lulusan AS dan independen secara politik, kini menghadapi tugas membentuk pemerintahan baru untuk PA, yang memiliki kekuasaan terbatas di beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki Israel.
Dalam sebuah pernyataan yang pada hari Kamis (14/3/2024), Abbas meminta Mustafa untuk menyusun rencana menyatukan kembali pemerintahan di Tepi Barat dan Gaza.
BACA SELENGKAPNYA DI SINI: Ekonom Mohammed Mustafa Ditunjuk Jadi PM Baru Palestina
Editor: Yayu