Menurutnya, jukung merupakan bagian dari budaya lokal. karena kita hidup di Kalimantan Selatan yang kaya akan sungai.
“Saya berharap lomba ini dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan prestasi olahraga dayung di Kalimantan Selatan,” ujarnya
Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Budiono mengatakan kegiatan seperti ini akan terus didukung khususnya olahraga tradisional jukung disepanjang sungai martapura yang ada di Kalsel.
“Kegiatan olahraga tradisional jukung akan terus kita dukung untuk pelestarian budaya, sekaligus mencari talenta muda yang berbakat untuk nantinya dibina menjadi atlet dayung yang profesional,” kata Budiono.
Lebih lanjut Budiono mengatakan, dengan adanya lomba balap jukung tradisional sangat berdampak sekali bagi pelaku UMKM warga sekitar. Karena dagangan mereka dibeli oleh para penonton kegiatan tersebut.
“Selain sebagai hiburan warga, kegiatan ini berdampak kepada pertumbuhan ekonomi warga khususnya pelaku UMKM,” ujarnya. MC Kalsel)
Editor Restu







