WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, sempat tergenang pada Senin (29/1/2024) pagi. Video yang beredar di grup whatsapp, air berwarna cokelat menggenangi ruas jalan di Desa Rantau Nangka. Saat dikonfirmasi, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Warsita mengakui air sempat menggenangi wilayah Rantau Nangka pagi tadi dan terpantau sudah surut saat siang. Baca juga: Yuda Diduga Tenggelam di Sungai Martapura, Begini Kata Saksi Mata "Betul memang sempat tergenang, Alhamdulillah sekarang sudah surut, jadi bisa dibilang airnya numpang lewat saja kurang lebih selama 1 jam," ujar Warsita wartabanjar.com pada sore hari. BPBD Banjar pun segera meninjau tiga titik yang tergenang, yakni RT 1, RT 2, dan RT 5 Desa Rantau Nangka. Dari hasil peninjauan, ada 10 buah rumah yang sempat terendam di RT 2 dengan kedalaman air di dalam rumah mencapai 50 centimeter (Cm). "Di RT 2, ada 10 buah rumah, terdiri dari 12 KK 20 jiwa yang sempat terendam dengan kedalaman 50 Cm," pungkasnya. Sementara ketinggian air di ruas jalan RT 1 kurang lebih setinggi 50 Cm centimeter dan tidak ada rumah yang terendam. Sedangkan ketinggian air di ruas jalan RT 5 kurang lebih 30 Cm. Baca juga: Ancam Pemuda Pulang Pengajian Gunakan Parang, Pria Dahai Diamankan Polres Tabalong "Dari pantauan EWS debit air sungai di Desa Rantau Nangka pada Senin pagi sempat naik ke tingkat waspada, sekarang sudah normal kembali dengan ketinggian air 154 Cm," tambah Warsita. Tidak hanya meninjau Desa Rantau Nangka, BPBD Banjar juga melakukan monitoring dan sosialisasi ke Desa Benteng Kecamatan Pengaron terkait potensi banjir kiriman. "Kita juga sosialisasi dan monitoring ke Desa Benteng terkait banjir kiriman Sungai Pinang," ujar Warsita. Sekretaris Desa Rantau Nangka, Murtada menjelaskan bahwa Minggu (28/1/2024) tidak ada hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayahnya. "Kemungkinan kiriman, karena menurut saya hujan malam tadi tidak berpotensi banjir," jelasnya saat dihubungi wartabanjar.com melalui Whatsapp. Aktivitas beberapa warga yang rumahnya terendam banjir kiriman tersebut pun sempat terhambat. "Namun untuk RT lainnya, Alhamdulillah aman dan bisa beraktivitas seperti biasa. Meskipun jalan tergenang, masih bisa dilewati," pungkas Murtada Sebagai pemerintah desa, ia dan jajaran siap siaga memantau kondisi desa Rantau Nangka dan mengimbau kepada masyarakat Desa Rantau Nangka untuk tetap waspada. "Kepada mengimbau kepada warga untuk waspada dan sigap mengamankan barang berharganya," ujarnya. (nurul octaviani) Editor: Erna Djedi