Diinformasikan, mobil ini membawa jemaah dari Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, yang hendak menghadiri haul ke-19 Abah Guru Sekumpul.
Diduga, penyebab kecelakaan juga akibat jalanan licin setelah diguyur hujan dan sopir mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi membuat mobil keluar jalur.
Sopir pun kemudia banting setir untuk mengembalikan mobil ke jalan raya. Nahas, mobil justru menghantram tronton.
Dalam kecelakaan ini, sopir meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara penumpang yang berjumlah 5 orang mengalami cedera, di antaranya cukup serius dan langsung dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura.
“Diduga sopir mengatuk hingga mobil ke luar jalur, lalu spir banting setir ke tengah namun menghantam tronton yang datang dari arah berlawanan,” jelas Kapolsek Simpang Empat, Iptu Al Hamidie. (ernawati)
Edito: Erna Djedi







