Untuk itu, Pemprov Kalsel melalui Dinas Lingkungan Hidup Prov Kalsel menyiapkan beberapa hal dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu seperti tahun-tahun sebelumnya akan menggratiskan tipping fee untuk sampah dari kegiatan haul yang mana rencana H-2 dan H+3 diharapkan clear.
“Pada tahun ini dibagi titik untuk pembangunan TPS sebelum sampah di antar ke TPAS Banjarbakula. Sampah juga akan dipilah ulang dulu di TPS. Kita mendapat informasi bahwa sedang dibangun TPS sementara di persemaian BPDAS, dan akan dipilah petugas,” tambahnya.
Diakuinya juga, di sekumpul pun sudah ada bank sampah induk yang secara intens sosialisasi keliling sampai level RT. Dirinya juga berharap semakin tinggi kesadaran masyarakat untuk mengelola sampahnya.
Untuk diketahui pada tahun lalu 21.250 ton sampah dihasilkan selama 10 hari pada kegiatan haul guru sekumpul. Dan pada tahun ini diprediksi akan ada potensi kenaikan sampah yang dihasilkan.
“Setelah kegiatan biasanya sampah akan melimpah ruah di sepanjang jalan, nantinya kita bantu menyelesaikan persoalan sampah dengan aksi bersih bersama di lingkup Pemprov di jalan protokol pasca haul. Kemungkinan kami akan melaksanakan giat H+2,” terangnya. (MC Kalsel)
Editor Restu







