“Karena kalau diubah nanti jadi pertanyaan. Karena sudah tiga kali debat. Kenapa polanya diubah? gitu. Jadi kalau sudah jadi pola, sudah pakemnya ya kita ikuti. Kalau ada perubahan pasti akan menimbulkan pertanyaan berikutnya,” ungkapnya.
Diterangkan Hasyim, model debat yang sudah menjadi kesepakatan KPU bersama masing-masing tim paslon yakni debat terdiri dari 6 segmen.
Segmen pertama, pemaparan visi misi serta program kerja.
Segmen 2 dan 3 pertanyaan yang telah disiapkan panelis dan kemudian masing-masing calon menjawab.
Segmen 4 dan 5 adalah pertanyaan masing-masing calon kepada calon yang lain dan dijawab oleh calon, dan segmen 6 pernyataan penutup atau closing statement.
“Jadi memang modelnya seperti itu. Debat 4 dan 5 pun akan begitu,” tandasnya. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







