WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok pria membawa senjata tajam ke wilayah Jalan Simpang Pengambangan diduga dipicu selisih paham. Diduga, sebelum keadian di antaranya pelaku lewat di Jalan Pengambangan dan saat melintas di depan Bakso Arjuna diteriaki seseorang. Diperkirakan, tidak terima diteriaki, pelaku kemudian pulang mengambil parang bersama rekan-rekannya. Namun belum diketahui penyebab pelaku diteriaki tersebut. Baca juga: TUMPAH RUAH! Puluhan Ribu Peserta Jalan Sehat Batfest 2023 Dilepas Jhoni Saputra Warga yang melihat adanya penyerangan itu, berusaha menghalau hingga pelaku pun kabur. Pada waktu bersamaan lewat mobil patroli polisi. Salah satu pelaku lari masuk kampung dan bersembunyi di kolong rumah warga. Namun ia berhasil ditangkap dengan kondisi penuh lumpur. Salah seorang pria yang melakukan penyerangan di jalan Simpang Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, berhasil diamankan polisi. Pada saat kejadian polisi yang sedang giat pengamanan menjelang Tahun Baru langsung bertindak dan berhasil mengamankan salah seorang pelaku. Baca juga: Haji Isam dan Putranya Pimpin Jalan Sehat Batfest 2023 Diikuti 50 Ribu Peserta, Paman Birin: Luar Biasa! Pelaku sendiri nyaris dihakimi massa warga yang kesal. Puluhan warga berkerumun di seitar mobil patroli polisi yang membawa pelaku. Warga berteriak emosi ke arah pelaku yang sempat hendak membuat keributan di wilayah tersebut. Diberitakan sebelumnya, warga simpang Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, dibuat geger, Sabtu (30/12/2023) malam. Sekelompok pria menggunakan kendaraan bermotor tiba-tiba datang ke kawasan itu. Yang makin membuat warga geger, pria yang diperkirakan jumlah enam orang tersebut, mempersenjatai diri dengan parang. "Menyerang di sekitar Bakso Arjuna pengambangan," ujar sumber wartabanjar.com. Belum diketahui penyebab penyerangan dan siapa sasaran yang dituju oleh keenam pria tersebut. Informasi yang didapat wartabanjar.com dari warga, pada saat kejadian kebetulan mobil patroli polisi melintas. "Langsung ditangani polisi, ada pelaku diamankan," ujar warga. Aksi sekelompok pria ini sendiri sempat dikira gengster. (ahmad raihan) Editor: Erna Djedi