Erupsi Gunung Anak Krakatau ‘Muntahkan’ Abu Vulkanik 1000 Meter

Kronologi Laka di Jalan A Yani km 22 Terusan Pelaihari 

Dikutip infopublik, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau, atau beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.

Gunung Anak Krakatau dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung Api Pasauran Pandeglang, Banten dan Pos Pengamatan Gunung Api Hargo Pancuran Kalianda, Lampung.

PVMBG menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih sangat aktif sejak erupsi tahun 2018, yang telah mengubah morfologi tubuhnya yang disertai dengan kejadian tsunami pada Desember 2018.(atoe)

Editor Restu