Kemudian kelurga korban dan masyarakat setempat melakukan pencarian pada malam harinya ditemukan perahu korban dalam kondisi karam terdapat topi, racun
rumput dan alat senmprot di sungai Desa Sungai Kuini Tapus Jembatan Lingkung.
Esok harinya pihak keluarga korban melaporkan kejadian ke Basarnas Banjarmasin.
Koordinator lapangan Maulana Abdillah yang juga sebagai koordinator Unit Siaga SAR Tabalong langsung langsung mengerahkan unsur SAR yang ada di lapangan untuk segera membagi tim menjadi beberapa SRU (Search and Rescue Unit).
“Ada yang melakukan penyisiran ke
arah hulu dan hilir sungai serta ada juga tim darat.”
“Pencarian terhadap korban tak berlangsung lama, akhirnya korban dapat kita ketemukan pada sore hari dalam keadaan meninggal dunia selanjutnya korban langsung dievakuasi ke rumah duka,” tandasnya.(atoe)
Editor Restu







