Namun demikian, akun-akun ini, yang telah mendapatkan ratusan ribu pengikut baru sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, masih dapat diakses melalui versi online Telegram dan versi yang diunduh langsung dari situs web Telegram.
BACA SELENGKAPNYA DI SINI: Telegram Mulai Batasi Akses Saluran Hamas Secara Diam-diam
Editor: Yayu
BACA JUGA: Dua Pengendara Tewas di Jembatan Basit Diduga Laka Tunggal






