Wamen KLHK : Karhutla Kalsel Layak Naik Jadi Tanggap Darurat

Lebih lanjut, karena karhutla di Kalimantan Selatan sudah dinilai terlalu banyak titik api, maka Wamen KLHK akan melakukan upaya pembasahan bersamaan atau gropyokan api.

“Jadi, nanti kita upayakan untuk gropyokan api, agar pembasahan bisa optimal dan mengurangi titik api dalam kurun minimal dua minggu,” ungkapnya lagi.

Alue Dohong juga menyampaikan upaya jangka panjang yang bisa dilakukan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan agar karhutla seperti tahun 2023 ini tidak terjadi lagi di tahun yang akan datang.

Beberapa upaya tersebut di antaranya mengoptimalisasi kanal dan irigasi, memperbanyak pompa statationnare, pembuatan sumur bor hingga program sosialisasi kepada masyarakat. (nurul octaviani)

Editor Restu