“Ini diinspirasi dari suara yang melesat dari kereta berkecepatan tinggi ini. Dan singkatan dari waktu hemat operasi optimal sistem hebat. Sekali lagi W, h, o, o, s, h, tapi bacanya whoosh,” terangnya.
Presiden menekan layar sentuh dan penandatanganan prasasti sebagai simbol peresmian pengoperasian kereta cepat Jakarta-Bandung dengan nama Whoosh.
Usai secara resmi menyatakan pengoperasian, Presiden dan rombongan kembali menjajal Whoosh dari stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menkominfo Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri ATR Hadi Tjahjanto, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, serta Direksi KCIC. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







