WARTABANJAR.COM – Basarnas Kalimantan Tengah (Kalteng) mengungkapkan insiden kapal terbalik di Perairan Ujung Pandaran Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Sahriadi yang merupakan Nahkoda Kapal Berkat Santosa Jaya menerangkan kronologis kejadian tersebut.
“Pada saat kejadian cuaca buruk dan ombak sekitar 2 meter, hingga air masuk dan menenggelamkan kapal,” terangnya.
Baca Juga
Beredar Info Razia Kendaraan di Wilayah Banjarmasin
Beruntung sebelum kapal tenggelam nahkoda sempat mengembangkan lifecraft yang ada di kapal.
“Ketika Kapal mulai tenggelam semua ABK masuk naik ke atas lifecraft menunggu bantuan datang. Saya sempat menghubungi agen kapal dan memberikan koordinat terkahir,” tambahnya.
Agen Kapal, Reza mendapat laporan tersebut pada Senin (28/08/2023) Pukul 14 40 WIB.
Kepala Basarnas Kalteng yang ditunjuk sebagai SMC (SAR Mission Coordinator), langsung memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Sampit dengan menggunakan RIB (Riggit Inflatble Boat) 01 PLK.
“Ketika mendapat laporan dari agen kapal, saya langsung berangkatkan personil untuk melakukan operasi SAR, Dan kami juga berkoordinasi dengan Pos AL Samuda dan KSOP Sampit perihal kejadian tersebut.” ungkap Alit.
Basarnas berhasil menemukan keberadaan korban berjumlah 8 orang berada di atas life craft dalam
keadaan selamat.
Dan langsung dievakuasi menggunakan RIB 01 PLK ke Ujung Pandaran. Tim Rescue Pos SAR Sampit beserta para korban tiba di dermaga Ujung Pandaran pada Selasa (29/08) dini hari pukul 00:30 WIB.
Selanjutnya semua korban dibawa ke Pos AL Samuda melalui jalur darat yang didampingi
pihak agen kapal.
