Kronologi Perempuan Aceh 17 Jam Berenang di Laut Usai Melompat dari Kapal, Ditemukan Nelayan

“Nelayan membawa korban ke rumah korban untuk diberi makan dan pakaian. Kondisi korban sehat, tetapi lengan dan kaki sakit karena berenang dalam waktu yang lama,” ujarnya, dilansir dari Harian Kompas, Minggu (20/8/2023).

Kronologi perempuan melompat

Masih dilansir dari sumber yang sama, peristiwa seorang wanita melompat ke laut itu dialami penumpang bernama Raimah (38) dan terjadi pada Sabtu (20/8/2023) di perairan Sabang, Aceh.

Dia tercatat sebagai penumpang kapal Aceh Hebat 2 dan mengaku berasal dari Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Ia telah menikah dan memiliki tiga anak.

Pada Sabtu sore, Raimah berdiri di buritan kapal dan menghadap ke laut.

Penumpang yang mengenakan kedurung dan baju berwarna putih bergaris hitam serta membawa ransel itu tiba-tiba nekat melompat ke laut lepas.

Rekaman CCTV menunjukkan Raimah melompat pada pukul 17.59 WIB. Penumpang lain yang melihat kejadian tersebut sontak panik.

Malamnya, tim SAR Banda Aceh bersama dengan kapal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bergegas melakukan pencarian terhadap korban.

17 jam berenang di laut

Pada Minggu (20/8/2023) siang pukul 11.30 WIB, nelayan dari Desa Pasi Janeng, Kecamatan Pulo Aceh menemukan Raimah.

Dia terombang-ambing di perairan Desa Pasi Janeng, sekitar 10 mil dari lokasi ia terjun ke laut.

Selama 17 jam dia mempertahankan diri agar tidak tenggelam.

Namun, tubuhnya tidak sanggup. Dalam keadaan lemas, dia terseret arus ke perairan Desa Pasi Janeng.

“Dia bertahan tanpa alat bantuan, tasnya tidak ditemukan,” kata Al Hussain.

TIm Basarnas, TNI AL, dan KPLP menjemput Raimah untuk dibawa ke rumah sakit.

Setelah merapat di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin.

Diduga depresi

Belum diketahui apa alasan Raimah nekat melompat ke laut.

Saat ditemukan, Raimah tak banyak bicara dan memilih untuk diam saat ditanyai petugas.

”Dia belum mau diajak bicara terlalu banyak, sepertinya depresi. Yang penting korban dalam keadaan selamat dan sehat,” tutur Al Hussain.

Kepada petugas, Raimah justru mempertanyakan mengapa mereka mengasihani dan menolongnya.

Sementara itu Plh General Manager PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Banda Aceh Tri Haryanto mengatakan bahwa kejadian tersebut bukan kelalaian petugas.

Tri mengungkapkan bahwa korban dengan sengaja terjun ke laut.

BACA JUGA: 1 ASN Tewas Tenggelam saat Rombongan Gubernur Kaltara Kecelakaan di Sungai Semamu

Kendati demikian, pihaknya mengaku bersyukur saat penumpang itu ditemukan dalam kondisi selamat.

”Korban masih harus diperiksa oleh tim medis karena belum bisa digali lebih banyak,” kata Tri.

Sebelumya, kapten kapal telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian setelah mengetahui ada penumpang yang terjun ke laut.(wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: didik tm