Harapannya dengan kegiatan workshop ini makin memaksimalkan pemahaman sekolah dalam penerapan aspek perilaku ramah lingkungan hidup di sekolah masing-masing.
Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda, Fatimah menambahkan perlunya komitmen sekolah, kerjasama Tim, dan pelibatan seluruh warga sekolah sehingga ada aksi nyata untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata.
Selain sosialisasi gerakan peduli dan berbudaya di lingkungan sekolah. Acara juga di rangkai dengan pameran hasil produk inovasi sekolah, sharing dan diskusi kegiatan adiwiyata antar sekolah.
Kemudian, penandatanganan MoU antara SMAN 1 Angsana dan PT BUMA, dan penyerahan penghargaan untuk sekolah binaan PT Buma.
Turut hadir dalam kegiatan workshop, sekolah Adiwiyata dan calon sekolah Adiwiyata se-Kecamatan Angsana yang sudah di usulkan melalui ULWK Angsana. yaitu SMK Iluna, SDN Purwodadi, MTs Syarif Ali, SMPN 2 Angsana.
Kemudian juga di hadiri SMPN 1 Angsana (Adiwiyata Nasional 2015), SDN Angsana (Adiwiyata 2022).
Serta sekolah yang sudah memperoleh Adiwiyata Kabupaten. Yaitu SDN 1 Bayan Sari tahun 2022 dan SMP Gunung Sari Estate (Adiwiyata Kabupaten 2023).(didi)
Editor Restu







