Sejauh ini, solusi jangka pendek yang diberikan PTAM Intan Banjar adalah memberikan air melalui tangki yang rutin dilakukan oleh pihak Intan Banjar.
“Kami memang dapat air tangki, tapi itu disuntikkan. Alhasil kami tetap bayar,” ujar Alint lagi.
Tak berselang lama, Direktur Umum PTAM Intan Banjar, Abdullah Saraji datang ke ruang rapat tersebut dan menjelaskan penyebab terganggunya aliran di daerah tersebut.
“Ada sekitar 5 komplek yang alirannya terganggu. Dan kami pihak PTAM Intan Banjar bekerja sama dengan Bandarmasih untuk mengaliri area tersebut. Akhir-akhir ini di Bandarmasih sedang ada gangguan sehingga berdampak ke daerah tersebut,” jelas Abdullah Saraji.
Abdullah Saraji juga menegaskan bahwa perusahaan air minum tersebut sudah menyiapkan jaringan pipa dan booster yang mengarah ke tembikar.
“Kita juga sedang bersiap untuk membangun beberapa jaringan pipa dan akan selesai diperkirakan dalam waktu kurang lebih 5 bulan,” tutup Abdullah Saraji. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi







