SDN Sungai Pinang Baru 2 Rusak Sejak 2020, ini Penjelasan Kadisdik Banjar

Surat Terbuka untuk PTAM Intan Banjar dari Selebgram ‘Air Keruh Bau’

Kerusakan bangunan sekolah salah satunya disebabkan oleh banjir besar yang melanda Kabupaten Banjar pada tahun 2020, banyak sekolah yang terdampak ditambah lagi bencana nasional non alam Covid-19 yang menyebabkan konsentrasi pemerintah pusat beralih untuk penanggulangan Covid-19. Banyak anggaran pemerintah daerah yang harus dialihkan atau refocusing untuk menanggulangi Covid- 19″ tambah Liana.

Dirinya menegaskan, Disdik Banjar selalu berkomitmen dalam penuntasan pemenuhan sarana prasana sekolah dengan tetap mengedepankan skala prioritas berupa tingkat kerusakan bangunan, standar jumlah prasarana, daerah 3T (Terjauh, Terluar dan Tertinggal) dan peningkatan anak usia sekolah di wilayah tersebut.

Setiap tahun secara simultan lanjutnya, Disdik Banjar juga melakukan pengajuan usul bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk program penuntasan/revitalisasi melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui data Dapodik sekolah, hal ini merupakan bukti upaya Disdik menangani pemenuhan standar sarana dan prasarana sekolah dasar.

SDN Sungai Pinang Baru 2 juga telah mengajukan usul perbaikan di antaranya adalah rehab ruang kelas dan pembangunan toilet/WC. Tahun ini diusulkan rehabilitasi sedang ruang kelas melalui APBD perubahan serta pembangunan toilet/WC pada tahun 2024 melalui APBD Kabupaten Banjar.(ip banjar)

Editor Restu