WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Twitter membuat heboh usai logo ikonik dan legendarisnya diganti menjadi huruf X sejak kemarin, Selasa (25/7/2023).
Tak hanya logo, bahkan namanya juga berubah menjadi X, bukan lagi Twitter.
Keputusan Elon Musk selaku CEO Twitter mengubah nama dan logo Twitter menjadi X disebut bisa menimbulkan masalah baru.
Pasalnya, perusahaan lain seperti Meta dan Microsoft telah memiliki hak kekayaan intelektual mereka untuk huruf yang sama.
Selama ini, X banyak digunakan sebagai merek dagang, sehingga dapat menimbulkan gugatan hukum.
Twitter bisa saja terkena masalah di kemudian hari jika tetap mempertahankan nama dan logo X tersebut.
Terkait ini, beberapa pakar merek dagang memberikan komentar mereka.
Sebut saja Pengacara merek dagang Josh Gerben, Rabu (26/7/2023), mengatakan dalam sebuah wawancara kemungkinan Twitter akan digugat adalah 100 persen.
Elon Musk mengganti nama dan logo Twitter menjadi X sejak Senin (24/7/2023) lalu.
Logo burung biru Twitter yang ikonik kini berubah menjadi huruf X berwarna hitam putih.
Di Twitter-nya atau sekarang bernama X, Elon Musk menyebut menyukai logo dan nama X tersebut.
“Tidak yakin petunjuk halus apa yang memberikannya, tetapi saya suka huruf X,” ujarnya, Minggu (23/7/2023).







