WARTABANJAR.COM – Cuaca di Kota Makkah masih sangat panas dan diperkirakan suhu udara di Makkah pada siang hari mencapai sekitar 42 derajat Celsius.
Untuk itu Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengeluarkan edaran kepada seluruh negara pengirim jemaah haji 1444 H/2023 M, termasuk Indonesia.
Pemerintah Saudi mengimbau agar seluruh jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci melaksanakan ibadah sholat fardhu dan sholat Jumat di masjid-masjid terdekat.
BACA JUGA: Hilang 9 Hari di Mina, Jemaah Haji Asal Blitar Ditemukan Sudah Meninggal di RS Kota Mekkah
Jemaah haji, terutama yang jarak hotelnya jauh, diimbau tidak memaksakan diri melaksanakan sholat Jumat di Masjidil Haram.
“Jadi karena cuaca sangat panas jemaah diminta sholat di hotel atau di masjid dekat-dekat hotel untuk keselamatan jemaah,” ujar Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia, Nasrullah Jasam kepada Media Center Haji (MCH) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Kamis (6/7/2023) malam.
Dia menuturkan, pihaknya telah meneruskan surat edaran tersebut kepada Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah PPIH Arab Saudi untuk disampaikan kepada seluruh jemaah yang masih ada di Tanah Suci.
“Sudah kami sampaikan ke kadaker untuk disampaikan ke ketua kloter. Ini semua demi keselamatan jemaah haji Indonesia,” ucap Nasrullah yang juga menjabat Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah ini.
Secara terpisah, Pengendali Teknis Bimbingan Jemaah PPIH Arab Saudi, Arsad Hidayat menjelaskan bahwa surat edaran tersebut berlaku kepada seluruh jemaah haji dari berbagai negara, bukan hanya Indonesia.
BACA JUGA: Tambah 41 Orang, Total Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi Capai 410 Orang
“Saya kira ini juga sesuai dengan anjuran kita, kalau suasananya tidak kondusif akan lebih baik jemaah melakukan ibadah di tempat-tempat terdekat,” ujar Arsad saat ditemui di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Kamis malam.
Kendati tidak melarang, Kementerian Agama (Kemenag) melalui PPIH Arab Saudi memang berkali-kali mengimbau jemaah haji agar tidak memaksakan diri melaksanakan sholat Jumat di Masjid Nabawi. Selain karena kondisinya masih padat, juga karena cuaca yang sangat panas dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan jemaah.
“Toh kalau bicara pahala, pelipatgandaan pahala 100.000 kali itu tidak hanya terbatas di Masjidil Haram, tapi di tanah haram. Dan kita sewa hotel-hotel untuk jemaah haji itu di tanah haram,” ucap Direktur Bina Haji Kemenag ini menandaskan.
Jemaah haji Indonesia memang secara bertahap sudah mulai dipulangkan ke Tanah Air sejak Selasa, 4 Juli 2023. Hingga Kamis malam, total sudah ada 46 kelompok terbang dengan 17.714 jemaah yang telah dipulangkan dan tiba di Indonesia.
Namun jumlah jemaah yang masih berada di Kota Makkah sangat banyak, mencapai sekitar 192.000 orang. Mereka adalah jemaah haji gelombang satu yang menunggu kepulangan dan jemaah gelombang dua yang menunggu jadwal digeser ke Kota Madinah.(wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: didik tm
Cuaca Makkah Capai 42 derajat Celsius, Arab Saudi Imbau Jemaah Haji Sholat Jumat di Masjid Dekat Hotel







