Sementara itu, di sektor hortikultura, produksi pada triwulan pertama tahun 2023 jauh meningkat dibandingkan tahun 2021 hingga 2022, khususnya komoditi bawang merah, cabai rawit, cabai besar, tomat dan terong.
Produksi bawang merah yang sebelumnya 10 ton, kini sudah mencapai ratusan ton. Kemudian terong dari 10 ton sekarang mencapai 78 ton.
“Nah, jadi kita tinggal menjaga mutunya dan daya saing produk. Jadi kalau terong itu yang lurus luar biasa harganya,” ujarnya.
DKPPTPH Tabalong, lanjutnya, ingin mewujudkan peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan aman dikonsumsi, serta meningkatkan mutu dan daya saing produk.
Untuk mewujudkan hal ini, DKPPTPH melakukan modernisasi peralatan pertanian, serta mengoptimalkan peralatan yang tersedia. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







