“Alhamdulillah banyak petani yang tertolong berkat fertigasi ini. Kebanyakan dari mereka malah mengandalkan bertani sebagai pendapatan utamanya” ujar Misrani.
Abdul Salam Nganro, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, mengapresiasi perkembangan Gapoktan Kayuh Baimbai. Listrik menjadi pendorong meningkatnya kualitas pertanian yang sebelum konvensional menjadi electrifying Agriculture.
“Sejalan dengan misi PLN yang berkomitmen setiap program Corporate Social Responsibility (CSR) mampu mencapai Sustainability Development Goals (SDG’s) bahkan menjadi penyedia lapangan pekerjaan” ujar Salam.
Salam berharap Gapoktan Kayuh Baimbai terus menginspirasi kelompok tani lainnya dengan teknologi yang telah diberikan. Agar roda perekonomian di sektor pertanian dapat terus bergerak dan menjadi tumpuan hidup petani modern.(rls)
Editor Restu







