”Sesuai dengan prosedur pelaporan DBD petugas meminta warga untuk mengirimkan hasil laboratorium terduga kasus DBD untuk dapat dilakukan fogging atau pengasapan disekitar rumah warga, kami petugas puskesmas belum menerima hasil Lab yang kami minta,” ujar Kepala Puskesma Terminal melalui pers rilis Dinkes Kota Banjarmasin.
Ditambahkannya, pihak puskesmas walaupun belum ada hasil lab tetap melaporkan ke Dinas Kesehatan terkait laporan RT tersebut.
“Dan kami telah menjadwalkan Fogging atau Pengasapan didaerah tersebut dan hari ini Rabu 17 Mei 2023 dan sdh kami laksanakan,” keterangan dari Kepala Puskesmas Terminal.
Di tempat berbeda Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mengkonfirmasi bahwa benar ada laporan warga terkait terduga kasus DBD dan mengapresiasi respon cepat yang diberikan petugas kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas Terminal.
Kadinkes Kota Banjarmasin Dr. M. Ramadhan S.E., M.E, AK, CA mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin bersama melakukan 3M+ di lingkungan masing-masing dan PSN sehingga menghindari terkena DBD.
“Terkhusus pada anak-anak dan segeralah ke fasyankes terdekat untuk dilakukan pengobatan dan petugas puskesmas kami selalu siap menindaklanjuti dengan SOP PE, PSN dan jika hasil PE nya + maka baru dilakukan fogging, penyemprotan fogging adalah cara terakhir karena dampak fogging tidak baik untuk kesehatan Manusia dan Binatang pemeliharaan dalam jangka panjang,” ujar Kandinkes. (edj)
Editor: Erna Djedi







