WARTABANJAR.COM, BANDUNG – Husein Ali Rafsanjani, guru muda yang viral setelah speak up mengungkap dugaan pungli yang membuatnya merasa terintimidasi hingga memutuskan mundur dari ASN Kabupaten Pangandaran, akhirnya bertemu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Kang Emil, begitu sapaan Ridwan Kamil, menemui Husein (ASN) Pangandaran yang mengundurkan diri karena tidak mau mencabut laporan dugaan praktik pungutan liar (pungli).
Kang Emil mendatangi Husein untuk mendapatkan informasi dan meminta laporan berimbang dari pihak insitusi pendidikan terkait di Kabupaten Pangandaran.
Dia menyatakan, Husein Ali yang guru musik lulusan UPI ini, berhasil menjadi guru berstatus PNS.
“Dia mengalahkan belasan ribu pendaftar, sehingga disayangkan jika mundur begitu saja,” ujar Emil.
Setelah mendengarkan kronologisnya, Emil menyatakan, tim Pemprov akan mendampingi kasus ini untuk dicari solusinya yang baik untuk bersama dan sesuai peraturan perundang-undangan.
Emil juga membuka opsi solusi untuk pindah mengajar di SMA yang menjadi kewenangan Gubernur.
Diberitakan wartabanjar.com sebelumnya, seorang pria yang merupakan guru muda speak up di media sosial dengan mengunggah video pengalaman pribadinya.
Video yang diunggah guru muda bernama Husein ini pun kemudian viral. Husein merupakan guru berstatus ASN di Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat.
Ia mengaku mengundurkan diri setelah melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) dalam lingkungan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Pangandaran.
Dalam video tersebut, Husein memberikan klarifikasi lengkapnya hingga mengaku tidak tahan diporoti oleh PNS seniornya hingga mendapat intimidasi dan pada akhirnya ia mengundurkan dirinya.