“Pecahnya pipa ini disebabkan beberapa kemungkinan di antaranya tertimpa tanah longsor dan bisa juga terkena sabetan mesin pemotong rumput,” ucap Farid.
Dikatakan Farid Panjang pipa yang mengalirkan air sekitar 5 kilometer dan pipa juga berasa di atas tanah sehingga rawan rusak.
“Malam ini terpaksa kami perbaiki dulu kalo tidak besok pagi kami tidak bisa mandi dan memasak makanan. Hal ini sudah berlangsung lama dari beberapa pergantian Camat belum ada solusi, semoga dari pihak instansi terkait dapat memperhatikan fasilitas baik infrastruktur maupun sarana prasarana yang ada di kecamatan Paramasan,” pungkas Farid. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







