WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Berdasarkan catatan Karhutla oleh Pemprov Kalsel Tahun 2021, ada sebanyak 12 kabupaten yang mengalami bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Untuk saat ini, belum ditemukan titik api yang signifikan sehingga Kalsel masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Mengingat hal tersebut, Pemprov Kalsel kemudian mengevaluasi dan mencari cara bagaimana penanggulangan yang cepat dan tepat terhadap bencana yang memiliki dampak terhadap kepada masyarakat luas, khususnya di daerah lahan basah.
Pihaknya berkoordinasi dan bermusyawarah bersama forkopimda dan pihak terkait lainnya tentang penanggulangan kebakaran di lahan basah.
Setelah bermusyawarah, Pemprov Kalsel memutuskan untuk tetap mengalirkan air ke daerah-daerah berlahan basah yang menjadi titik rawan seperti area bandar udara.







