“Kemungkinan bocor karena pergeseran tanah yang longsor, juga aktivitas lalu lintas yang cukup padat,” ujarnya.
Saat ini dilakukan perbaikan dan terpaksa harus menutup jalur untuk aktivitas mobil roda empat keatas, dengan dibantu warga.
“Menunggu arahan selanjutnya dari pimpinan, semoga kebocoran ini segera cepat teratasi,” ujar M Fazrin.
Bahkan hari ini, seorang pasien terpaksa harus di gotong dari ambulance melewati jalan yang rusak, selanjutnya di sambut oleh ambulance lainnya di bagian sisi lain, menuju ke RSUD Balangan.
Untuk diketahui, bukan hanya terus bertambah parah, sebelumnya Senin, 24 April 2023, sebuah truck bermuatan sawit, terbalik saat melintasi jalan yang mengalami amblasan serta longsoran sejak September 2022 itu, beruntung tidak ada korban jiwa, dan sopir selamat. (edj/berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







