Operator bus mengungkapkan kepada CNA bahwa jumlah penumpang pada tahun ini meningkat hingga 20 persen.
“Ada lebih banyak orang tahun ini pada rute kami, karena setelah pandemi orang-orang mulai pulang kampung dengan bebas di tahun ini,” kata Sudarni dari Perusahaan Transportasi Siliwangi Antar Nusa.
Ia mengatakan, pada tahun lalu ada sekitar 100 hingga 200 penumpang harian.
Tapi angka tersebut meningkat pada tahun ini menjadi lebih dari 200 penumpang setiap hari.
Media Turki, TRT World juga melaporkan bagaimana tradisi mudik kerap dilakukan setiap tahun di Indonesia.
Mereka mengungkapkan, sekitar 18 juta orang diperkirakan bakal meninggalkan wilayah Jabodetabek.
Selain itu, bagaimana para pemudik menghadapi kemacetan lalu lintas, atau bandara dan pelabuhan yang padat untuk merayakan akhir bulan suci Ramadan bersama keluarga.
TRT mengabarkan, pihak berwenang untuk sementara membuat jalan raya yang keluar dari Ibu Kota menjadi satu arah untuk mengurangi kemacetan. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







