Usai kegiatan tersebut, kata Albert, nantinya juga kembali melaksanakan kegiatan peribadatan lain yaitu penghormatan salib.
“Usai jumat agung ada penghormatan salib dan drama pasio. Itu merupakan rangkaian dalam misa paskah,” beber Albert.
Sementara itu, seorang Ummat Katolik, Laras (15) mengaku sempat terharu melihat dramatisasi yang diperagakan oleh para pemuda dari gereja katedral tersebut.
“Terharu pastinya, apalagi sudah lama tidak melihat tablo ini. Jadi bersyukur bisa menyaksikannya lagi untuk mengenang pengorbanan Nya itu untuk ummat manusia,” ucap Laras.
Ia juga berharap, dengan berakhirnya pandemi Covid-19, peribadatan di gereja bisa berjalan lancar seperti sebelumnya.
“Mudah-mudahan ibadah bisa lancar saja, dan tidak ada lagi gangguan dalam bentuk apapun,” pungkasnya. (qyu)
Editor: Erna Djedi







