Cara Menentukan Makanan dan Minuman Sahur dan Berbuka Agar Tubuh Tetap Bugar Saat Berpuasa

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Puasa adalah menahan makan dan minum dari terbit fajar hingga waktu maghrib.

Pencernaan ketika berpuasa beristirahat lama, maka ketika berbuka puasa harus dapat menentukan makanan yang baik untuk tubuh kita agar tubuh tetap bugar selama berpuasa.

Selain itu ketika sahur juga dianjurkan memakan makanan yang dapat menjaga kesehatan dan asupan gizi yang sesuai, agar ketika berpuasa tidak menimbulkan rasa yang tidak nyaman seperti sakit maag, asam lambung, dan tubuh lemas.

Anggota Lembaga Kesehatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dr Syifa Mustika memberikan cara agar berpuasa aman.

Mengutip NU Online, Kamis (30/3/2023), pola makan yang sehat saat berpuasa adalah di antara waktu berbuka puasa hingga sahur. 


Paling awal yaitu niat berpuasa.

Jangan ada keraguan dalam hal ini karena memiliki penyakit gangguan pencernaan (maag/gerd).

Keraguan itu mengurangi kekuatan tubuh kita dalam berpuasa.

Pilihan Makanan Sehat Saat Berpuasa
dr. Syifa yang juga merupakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroentero Hepatologi ini memberikan cara menentukan pilihan makanan pada saat buka puasa dan sahur.

Pola makan yang sehat dan bergizi sangat penting dilakukan agar saat berpuasa tidak terlalu terasa lemas. 

Pertama, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat pada saat sahur.

Di antaranya nasi, mi dan roti yang mengandung gandum.

Menurut dr Syifa, roti yang ada gandumnya mengandung serat sehingga membuat perut terasa kenyang dalam waktu lama.  


Kedua, harus ada menu protein seperti daging, ikan, ayam, telur, dan susu.

Protein harus tetap dikonsumsi pada saat sahur.


Ketiga, sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung serat juga tetap harus dikonsumsi, karena salah satu keluhan berpuasa adalah sulit buang air besar (BAB).


Keempat, konsumsi air 8-10 gelas setiap hari sepanjang waktu maghrib hingga sahur.

Bisa juga ditambah dengan buah-buahan yang memiliki kadar air tinggi seperti semangka, melon, dan buah naga. 

Kalau itu kita konsumsi pada saat buka puasa, cepat membuat kita menjadi lebih segar.

Kita harus pastikan, mengonsumsi air dan sayur atau yang mengandung serat seperti buah.

Disarankan agar mengonsumsi buah kurma sebab kurma memiliki kadar gula yang cukup, alias tidak terlalu tinggi.

Buah yang dikonsumsi Nabi Muhammad pada saat berbuka puasa ini sangat mudah dicerna oleh lambung.    

Lambung kita semula kosong, ketika masuk makanan yang dimulai dengan kurma, pencernaan tidak kaget.