Benarkah Minum Oralit Terhindar Dehidrasi saat Puasa Ramadan? Ini kata Dokter

WARTABANJAR.COM – Media sosial diramaikan oleh percakapan soal anjuran mengonsumsi oralit sebagai salah satu cara mencegah haus saat berpuasa.

Oralit itu disarankan diminum saat sahur, sehingga tubuh terhindar dari haus, demikian isi salah satu klaim yang beredar di media sosial.

Di tengah kontroversi penggunaan oralit sebagai doping puasa akhirnya memmunculkan fenomena panic buying. Alhasil, stok oralit di pasaran menjadi langka.

Minum oralit disebut-sebut bisa membantu tubuh agar terhidrasi selama menjalani puasa di bulan Ramadan.

Hal inipun mengundang banyak komentar dari berbagai pihak. Ternyata, tak sedikit yang menilai pernyataan terkait minum oralit untuk sahur dan buka puasa sudah cukup untuk membantu tubuh terhindar dari dehidrasi sebenarnya keliru.

Ada pula yang ikut meluruskan soal minum oralit selama bulan Ramadan ini. Salah satunya dilakukan dokter spesialis penyakit dalam sekaligus pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang aktif di Twitter, Prof Zubairi Djoerban.

Menurut Zubairi, minum oralit saat sahur agar tidak dehidrasi merupakan hal yang sah-sah saja. Hanya, oralit sama sekali bukanlah kebutuhan wajib.

BACA JUGA: Melatih Kesabaran saat Berpuasa di Bulan Suci Ramadan

“Sahur minum oralit agar tidak dehidrasi? Boleh saja. Tapi itu sama sekali bukan kebutuhan wajib,” ujar Zubairi mengutip cuitannya pada laman Twitter dengan akun @ProfesorZubairi, Senin (27/3/2023).