Belanja Bansos 2021 di Banjarmasin Diduga Tak Tepat Sasaran, BPKP : Tidak Menjangkau Seluruh Masyarakat Miskin Ekstrem

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Penyaluran bantuan sosial di Kota Banjarmasin pada tahun 2021 lalu berupa belanja barang oleh Dinas PUPR Kota Banjarmasin diduga tidak tepat sasaran. Pemerintah Kota Banjarmasin telah menganggarkan Belanja Bantuan Sosial (Bansos) sebesar Rp 13.885.670.000,00 dengan realisasi sebesar Rp 13.552.725.000,00 atau 97,60 persen.

Data yang didapat wartabanjar.com, mekanisme belanja bantuan sosial barang pada Dinas PUPR Kota Banjarmasin pada 2021 itu menjadi temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Tahun 2021

Hasil investigasi wartabanjar.com, tidak hanya menjadi temuan BPK RI Provinsi Kalimantan Selatan. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan juga memberikan beberapa catatan terkait segi perlindungan sosial, terutama di 2022 yang juga hampir sama pada 2021.

Kepala Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan Rudy M Harahap dikonfirmasi mengatakan, dari segi perlindungan sosial, hasil pengawasan BPKP Kalsel selama tahun 2022 juga menemukan beberapa catatan.

Disebutkannya, tata kelola basis data belum berjalan dengan baik, program padat karya tunai belum berkontribusi pada peningkatan pendapatan berkelanjutan, penyiapan data percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem tidak melibatkan pemerintah daerah.

“Kemudian program penurunan kantong-kantong kemiskinan ekstrem melalui penyediaan lahan belum difasilitasi, peningkatan pendapatan tidak menjangkau seluruh masyarakat miskin ekstrem, Puskesmas belum terakreditasi dan kekurangan dokter umum dan kehabisan obat,” ungkap Rudy M Harahap kepada wartabanjar.com, Jumat (10/3/2023).

Selain itu diungkapkan Rudy, masyarakat miskin ekstrem kesulitan menjangkau layanan pendidikan, air bersih, sanitasi, elektrifikasi, dan konektivitas.

“Hasil pengawasan tersebut akan disampaikan ke Gubernur dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi,” tambahnya.

Disinggung penyaluran bantuan sosial di Kota Banjarmasin pada tahun 2021 lalu berupa belanja barang oleh Dinas PUPR Kota Banjarmasin yang diduga tidak tepat sasaran. Ditegaskannya, secara umum setelah pihaknya sintesiskan memang demikian.

20102022_Kepala Perwakilan BPKP Kalsel, Rudy M Harahap. (Ist)

Adapun belanja bantuan sosial barang yang direncanakan kepada keluarga:

  1. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (Biofilter) di kampung biru CV.
  2. CMD; Pembayaran uang muka 30%
  3. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (Biofilter) Di Kampung Hijau;
  4. Pembayaran uang muka (30%)
  5. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (biofilter) paket.1
  6. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (biofilter) paket.2
  7. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (biofilter) paket.3
  8. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (biofilter) paket.4
  9. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (biofilter) paket.5
  10. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (biofilter) paket.6
  11. Pekerjaan pembangunan tangki septik individual (biofilter) paket.7
  12. Belanja Bantuan Sosial Barang yang direncanakan kepada Kelompok Masyarakat
  13. Pekerjaan Perluasan jaringan IPAL komunal+ perpipaan SR+W c (Paket 1)
  14. Pekerjaan Perluasan jaringan IPAL komunal + perpipaan SR (paket 2)
  15. Pekerjaan pembangunan IPAL komunal + sambungan rumah +W c (paket 1)
  16. Pekerjaan pembangunan IPAL komunal + sambungan rumah +W c (paket 2)
  17. Pekerjaan pembangunan IPAL komunal + sambungan rumah +W c (paket 3)
  18. Pekerjaan pembangunan IPAL Komunal skala permukiman + sambungan rumah paket 1 Kegiatan DAK
  19. Pekerjaan pembangunan IPAL Komunal skala permukiman + sambungan rumah paket 2 Kegiatan DAK
  20. Pekerjaan pembangunan IPAL Komunal skala permukiman + sambungan rumah paket 3 Kegiatan DAK
  21. Pekerjaan TPS SR, mesin pencacah, alat komposin, motor sampah, kelurahan kelayan selatan, kegiatan DAK

Jumlah Total Rp 10.448.725.000

Berikut rincian realisasi Bantuan Sosial.