Kendati demikian, dengan minimnya informasi dan identitas yang diterima, Satgas PPKS ULM mengakui sulit melakukan investigasi terkait kasus tersebut.
Hal ini karena belum ada laporan dan aduan terkait identitas terduga pelaku ataupun korban.
“Sehingga besar harapan kami agar korban yang mengalami kekerasan maupun pelecehan untuk tidak segan melapor baik melalui tautan aduan maupun hotline karena kerahasiaan pasti terjamin,” tuturnya.
Sebelumnya, kabar pelecehan ini viral di media sosial instagram @curhatanulm yang mengunggah curhatan mahasiswi perguruan tinggi negeri di Kalimantan Selatan yang mengaku mendapat dugaan pelecehan seksual dari dosen.
Curhatan tersebut diutarakan mahasiswi yang belum diketahui identitasnya tersebut melalui direct message (DM) kepada akun @curhatanULM. (est)
Editor: Yayu







