Selain itu, lanjut dia, dilarang mandi, berenang dan buang air besar (MCK) di beberap area terutama yang telah dipasang pelang.
Masyarakat juga dilarang membuang isi perut ternak dan sisa daging ternak di area tersebut, karena bisa mengundang buaya untuk mendekat.
“Menurut pengamatan BKSDA wilayah Batulicin diseberang pemukiman warga persis dibelakang sungai ada populasi hirangan atau kera hitam ekor panjang. Hewan liar tersebut juga sering jadi mangsa buaya makanya sering buaya muncul,” paparnya.
Baca juga: Bus Trans Banjarmasin Dimaksimalkan Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Saat Nataru
“Oleh karena kami himbau agar warga jangan membuang sisa limbah masakan seperti parutan ikan atau daging ayam ke sungai dan juga popok karena dapat memancing buaya mendekat,” tandas Agus.
Dikatakannya, imbauan tersebut bertujuan agar masyarakat selalu waspada dan hati hati karena sungai tersebut merupakan habitat buaya.
Sebelumnya, berdasarkan laporan warga Sering nya ada kemunculan Buaya di daerah sungai Batulicin bahkan sampai masuk ke area pemukiman yang dekat dengan sungai. (edj)
Editor: Erna Djedi







