Buntut Kelakuan di Piala Dunia 2022, Lionel Messi Mau Dihajar dan Dilarang Masuk ke Meksiko

MEXICO CITY, WARTABANJAR.COM – Seorang politisi Meksiko, bernama Maria Clemente Garcia telah mendesak Pemerintah Meksiko agar larangan masuk ke negaranya diberikan pada bintang Timnas Argentina, Lionel Messi.

Hal itu menjadi buntut dari insiden kontroversial yang dilakukan Messi di Piala Dunia 2022 lalu saat berjumpa Hirving Lozano dan kolega.

Sebelumnya juara tinju kelas menengah super, Canelo Alvarez, ingin menghajar bintang Argentina, Lionel Messi, yang diduga melecehkan Meksiko pada Piala Dunia 2022.

Canelo Alvarez geram dengan tingkah Lionel Messi usai pertandingan timnas Argentina melawan timnas Meksiko pada pertandingan Grup C Piala Dunia 2022, Minggu, (27/11/2022).

Lionel Messi terekam kamera CCTV menggunakan kakinya untuk menginjak dan menggeser sebuah baju yang diduga jersey timnas Meksiko layaknya kain pel di lantai.

Seperti diketahui, La Albiceleste –julukan Argentina- melibas Meksiko 2-0 dalam laga kedua Grup C Piala Dunia 2022 yang berlangsung pada Minggu, 27 November 2022 dini hari WIB lalu. Setelah pertandingan itu, Messi pun bertukar jersey dengan Andres Guardado.

Insiden kontroversial bintang Timnas Argentina, Lionel Messi, saat berjumpa Meksiko di Piala Dunia 2022 ternyata sudah berbuntut panjang.

Seperti diketahui, La Albiceleste –julukan Timnas Argentina- bersua dengan Meksiko di laga kedua Grup C Piala Dunia 2022. Hasilnya, Argentina menang 2-0 atas Meksiko 2-0 dalam laga yang berlangsung pada Minggu 27 November 2022 dini hari WIB itu.
Lionel Messi

Setelah pertandingan, Messi pun bertukar jersey dengan pemain Meksiko, Andres Guardado. Kemudian, sebuah video viral di media sosial menampilkan La Pulga menaruh jersey Meksiko itu di lantai ruang ganti dan seperti melakukan gesture menendang jersey tersebut.

Kejadian itu pun memicu reaksi keras dari masyarakat Meksiko. Salah satunya adalah bintang tinju, Canelo Alvarez, yang mengirim ancaman kepada Messi.

Setelah sepekan lebih berlalu, kejadian itu masih membuat marah Maria Clemente Garcia. Sang politikus melontarkan desakan kepada pemerintah Meksiko agar Messi dilarang masuk ke negaranya karena dianggap kurang menghormati Meksiko.

“Dewan Deputi Kongres Persatuan yang Terhormat dengan hormat mendesak Kementerian Luar Negeri untuk mengeluarkan Deklarasi yang sesuai untuk menyatakan persona nongrata di dalam wilayah Amerika Serikat Meksiko kepada warga negara Argentina dan berkebangsaan Spanyol, Lionel Andres Messi Cuccitini, karena penghinaannya yang nyata dan kurangnya rasa hormat terhadap Meksiko selama Piala Dunia Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) pada Sabtu, 26 November 2022,” kata Garcia, dilansir dari Sport Bible, Rabu (7/12/2022).

Hal itu jelas mengejutkan karena Messi beberapa hari setelah kejadian itu telah memberikan klarifikasi. Pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu menegaskan orang yang mengenalnya tahu bahwa dirinya tak pernah tidak menghormati siapa pun sehingga enggan meminta maaf atas peristiwa itu.

Sebelumnya, jagoan Argentina lainnya, Sergio Aguero, juga memberikan pembelaan kepada Messi atas ancaman yang diberikan oleh Canelo. Dia yakin Canelo tak mengerti situasi ruang ganti tim sepakbola karena hal tersebut sebenarnya lazim terjadi.

Canelo pun telah meminta maaf kepada mantan pemain Barcelona itu. Sebab, dia merasa salah menginterpretasikan video yang dilihatnya di media sosial.

Editor : DTM