Bahkan bulan ini, pihaknya sudah menyambangi 5 kelurahan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga.
Fahruraji mengimbau kepada warga agar selalu siap siaga, dan tidak membuang sampah disembarang tempat, terutama di drainase, selokan, dan sungai, karena adanya sampah berpotensi menyumbat aliran air.
“Untuk menyikapi persoalan ini, kita harap warga mampu bersikap mandiri bergotong royong. Apabila melihat ada sampah di drainase dan selokan, mari bergotong royong mengambil sampah tersebut sambil melaporkan ke pihak terkait agar ditindaklanjuti,” tandas Fahruraji.
“Kami juga mengimbau supaya warga berhati-hati di rumah. Berkas penting, barang berharga, dan instalasi listrik tolong ditempatkan di tempat yang lebih tinggi,” lanjutnya.
Selain itu, pihaknya juga tetap melakukan siaga banjir, karena dibeberapa daerah air juga mulai pasang.
“Relawan kita siap membantu selama 24 jam. Bahkan kita sudah tugaskan 3 tim, dimana satu timnya terdiri dari 8 personel untuk berjaga-jaga,” pungkasnya. (mud)
Editor: Erna Djedi







