WARTABANJAR.COM – Status akun media sosial ini kembali mencoreng institusi Polri. Pasalnya, status yang dibuat disinyalir memperlihatkan praktek pungli.
Adalah akun Rezki Achyana, aktivis pendidikan anak berkebutuhan khusus yang mengalaminya. Ia menuliskan telah membuat laporan kehilangan di Polsek Palmerah, Jakarta Barat.
Usai membuat laporan, ia diteriaki ‘Padang Pelit’, hanya karena mengucapkan terima kasih saja.
“Habis buat laporan kehilangan di Polsek
Palmerah Jakarta Barat. Setelah suratnya gw
terima, gw bilang terimakasih.”
“Polisinya bilang: “Terimakasih doang?”
Gw jawab: “iya”
Trus gw keluar ruangan, polisinya teriakin gw.
“Padang! Dasar Padang! Pelit!”.”
Video yang diunggah di akun instagram Lambe Turah ini memperlihatkan klarifikasi pihak kepolisian Palmerah, Sabtu (26/11).
Kapolsek Palmerah, Dodi meminta maaf langsung kepada Rezki. Rezki pun menerima permintaan maaf dan tidak akan melanjutkan kasusnya.
Momen ini pun menuai banyak komentar warganet.
penji** “Inilah alasan saya males lapor polisi,
saya pernah kehilangan 1 unit motor dan
pernah juga rumah dibobol maling.”
kebunbuah_lubukling** “kapanlah
sewakktu waktu ada gerakan people power
yang mampu merestrukturisasi semua
lembaga indonesia.”
indahutami*** “Aaaah bnyak kantor begitu,
ini surat nya gratis ya bu…gw pikir iya
terimakasih…pas smoe pintu dibantingin
stempel., krek..krek..krek..bunyi stempel
keras dgn sautan..0000H GITUUU DOANG
NIH…”
linda_fitri*** “Oknumnya terlalu banyak..kami kehilangan mobil aja..polisinya bukannya sigap Igsg cari pelakunya..malahan minta uang 1org polisi
sekian harganya.kami 7org ya pa buat cr pelakunya..waaaah kami yg tertimpa musibah makin terpuruklah.” (aqu)