WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tiga Bintang berhasil dalam proses pembudidayaan selada dengan sistem hidroponik. KSM yang beralamat di Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar ini mendapat perhatian dari PLN Unit Pelaksana Pengaturan Beban (UP2B) Kalimantan.
Melalui program Electrifying Agriculture yang dilaksanakan PLN untuk mendorong petani memanfaatkan teknologi guna meningkatkan produktivitas pertaniannya melalui energi listrik. KSM Tiga Bintang berhasil melakukan panen perdana tanaman selada dengan sistem budidaya hidroponik.
Manager PLN Unit Pelaksana Pengaturan Beban (UP2B) Kalimantan Turyanto mengatakan, program Electrifying Agriculture itu merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dengan memberikan bantuan berupa peralatan produksi berbasis listrik.
“Dengan pemakaian listrik untuk usaha ini tentunya dapat meningkatkan produktivitas pertanian hidroponik sehingga diharapkan kualitas tanaman semakin meningkat dan waktu panen lebih cepat,” ujarnya disela acara panen,
Turyanto yang hadir dan memetik langsung hasil panen, mengapresiasi atas keberhasilan KSM Tiga Bintang dalam proses pembudidayaan Selada dengan sistem hidroponik akhir Agustus lalu.
“Dari hasil bantuan ini semoga dapat meningkatkan taraf ekonomi bagi anggota KSM dan secara tidak langsung berdampak juga pada kualitas kesehatan masyarakat sekitar karena dapat mengkonsumsi sayuran yang murah dan bebas dari bahan kimia,” katanya, melalui rilis yang diterima wartabanjar.com, Senin (5/9).
Ketua KSM Tiga Bintang Yusuf Ridho mejelaskan bahwa proses penanaman sayuran hidroponik diawali dengan penyemaian bibit selama lebih kurang 3 minggu. Kemudian di pindah ke pipa paralon yang sudah dilubangi terlebih dulu, kemudian di rawat selama 40 hari.







