Kemenag Kalsel Dorong Pemberangkatan Umrah Langsung dari Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama stakeholder terkait penyelenggraan ibadah umrah di Kalsel terus berupaya untuk dapat merealisasikan agar bandara Syamsuddin Noor menjadi salah satu bandara untuk pemberangkatan ibadah umrah langsung ke Jedah atau Madinah.

“Kita sepenuhnya mendukung dan merespon apa yang telah menjadi arahan pimpinan daerah dalam hal ini Gubernur Kalsel agar Bandara Internasional Syamsuddin Noor yang ada di Banjarbaru ini menjadi salah satu bandara pemberangkatan ibadah umrah, mengingat jemaah kita menduduki peringkat terbanyak kedua dalam pemberangkatan ibadah umrah dengan jumlah sekitar 9.500 jemaah umrah,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin saat menyampaikan laporan dalam rapat online bersama jajaran Pemprov Kalsel, Forum Komunikasi Penyelenggaraan Travel umrah dan Haji Husus, Kanwil Kum dan Ham, Keimigrasian Angkasa Pura dan Bea Cukai, Dinas Kesehatan dan KKP. Jumat (29/7/2022).

Tambrin menceritakan, sebelumnya bandara Syamsudin Noor belum ditunjuk sebagai tempat pemeriksaan Imigrasi sehingga belum bisa menjadi bandara keberangkatan.

“Terkait hal itu, kemaren pihak telah berkoordinasi dengan Direktur Pelayanan Umrah, beliau mengungkapkan telah menghadap Kementerian Perhubungan dan melakukan negosiasi agar bandara Syamsuddin Noor ditunjuk sebagai bandara tempat pemeriksaan Imigrasi,” katanya.

“Saya juga kemaren sudah melapor dengan pak Sekjen Kemenag RI sehingga ini memerlukan dukungan dari pemerintah daerah hususnya Gubernur Kalsel, initnya kita terus lakukan persiapan bersama para stakeholder lainnya, sehingga penerbangan internasional di Bandara Syamsudin Noor dapat segera kita realisasikan,” katanya.

Selebihnya Tambrin meminta kepada stakeholder yang mengikuti rapat online tersebut untuk dapat menyampaikan hal apa saja yang pihak Kemenag Kalsel bisa fasilitasi untuk dapat membantu mendorong tercapainya tujuan bersama tersebut.

Selanjutnya dukungan senada juga disampaikan, Pemerintah Daerah Provinsi Kalsel melalui Asisten Pemerintahan Fajar Desira mewakili Sekda Kalsel menyatakan pihaknya siap mendukung sesuai dengan kemampuan, keuangan dan kewenangan yang dimiliki.