WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Harga emas internasional mendekati level terendah sembilan bulan pada perdagangan Selasa, 12 Juli 2022.
Hal itu terjadi karena dolar AS menguat ke level tertinggi dalam 20 tahun, menahan permintaan untuk emas batangan yang dihargakan dengan greenback.
Dilansir dari The Economic Times sebagaimana dikutip dari Viva, harga emas di pasar spot turun 0,1 persen ke US$1.732,17 per ons. Sedangkan emas berjangka AS turun 0,1 persen menjadi US$1.730,80.
Sementara itu, harga emas turun ke level terendah sejak 30 September lalu di US$1.730,42 per ons pada sesi sebelumnya.
Ekuitas dunia jatuh pada hari Senin karena investor bersiap dengan data inflasi bulanan baru yang dapat dilihat berpotensi memengaruhi jalur Federal Reserve ke depan untuk kenaikan suku bunga.








