Inilah yang akan kami kembangkan di @kemenparekraf.ri bersama pemerintah Kalimantan Selatan, yaitu wisata religi yang mengangkat kearifan lokal. Di mana saya juga
menyaksikan festival sedekah, setiap orang yang hadir berlomba-lomba memberikan makanan dan minuman, sehingga tidak ada yang kelaparan dan kehausan.
2 tahun lamanya acara haul ini terpaksa tidak diadakan seperti biasanya karena pandemi. Kami berharap, seiring dengan mulai masuknya kita di era baru pasca pandemi
dan kepulihan di sektor ekonomi, gelaran acara Haul Abah Sekumpul ini bisa kembali berjalan dengan penyelenggaraan yang lebih baik lagi.” (aqu)
Editor Restu