Ia juga membeberkan, saat menyampai kelokasi kejadian, ternyata rumah yang menjadi titik awal api tersebut, dalam keadaan kosong.
“Saya juga tidak tahu kemana orangnya, tapi saat kelokasi rumahnya sedang kosong,” bebernya.
Selain itu, Maseto juga mengungkapkan, setelah kobaran api mulai membesar, dirinya sempat mendengar suara ledakan dari arah rumah yang terbakar.
“Ya semacam suara gas yang meledaklah, tapi itu kondisinya api sudah menyala,” ungkapnya.
Kondisi pemukiman yang padat dan juga rumah yang terbuat dari kayu, sehingga mempercepat kobaran api membesar dan merambat ke bangunan yang ada disekitarnya.
Untuk sementara, masih belum diketahui, penyebab dari kebakaran tersebut, dan juga berapa total kerugian yang dialami para korban.
Sementara masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian dan jug pendataan dari pihak dinas sosial. (Qyu)







