Penasaran dengan Lokasi Asli Film Horor KKN di Desa Penari, Netizen Telusuri Via Google Maps, ini Hasilnya

    WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Film horor KKN di Desa penari sedang tayang di bioskop.

    Film ini berdasarkan kisah nyata yang viral di Twitter pada 2019 silam.

    Diketahui pula, kisah nyatanya terjadi pada 2009 silam, namun di Twitter dan filmnya semua nama karakter serta lokasi kejadian disamarkan.

    Beredar kabar bahwa sebenarnya kejadiannya dulu di sebuah tempat di ujung timur Pulau Jawa, nama tempat itu berinisial B, desanya di satu desa di tengah hutan yang berpenghuni, jauh dari kota dan tak ada akses jalan.

    Karena sedang viral, netizen yang penasaran dengan lokasi kejadian aslinya dulu mencoba menelusurinya melalui Google Maps, dan ini dia hasilnya:

    Menurut netizen itu, nama kota di ujung timur Pulau Jawa berinisial B tersebut diduga adalah Banyuwangi.

    Setelah ditelusurinya memakai Google Maps, untuk mengetahui lokasi desanya yang di tengah hutan, ternyata di Banyuwangi ada dua hutan yaitu Alas Purwo dan Alas Gumitir.

    Dari penelusurannya sesuai petunjuk di atas, hanya Alas Gumitir yang berada di tengah hutan dan berpenduduk.

    Netizen itu kembali melanjutkan penelusuran online-nya.

    Dia kemudian menemukan beberapa tempat di Alas Gumitir yang mirip dengan di cerita dan filmnya seperti Tapak Tilas, kuburan dan tempat tinggal para mahasiswa KKN tersebut.

    Hasil penelusuran netizen di Google Maps terkait lokasi asli film horor KKN di Desa Penari. Foto: Instagram (@insta.nyinyir)

    Selain itu, beredar pula di media sosial foto-foto para mahasiswa yang diduga adalah tokoh-tokoh aslinya yang melakukan KKN di tempat itu pada 2009 silam.

    Dari foto-foto itu, disebutkan bahwa mereka adalah para mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 atau Untag Surabaya.

    Baca Juga :   Val Kilmer, Ikon Hollywood Pemeran Batman Forever, Meninggal Dunia, Ini Warisan Abadinya

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI