The Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Dunia Melonjak, Antam Masih ‘Tenang’


WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Harga emas dunia menembus US$1.900 setelah The Fed menaikkan suku bunga.

Bahkan harga emas dunia diprediksi berpotensi kembali ke level US$2.000.

Dilansir Bisnis.com, pukul 09.18 WIB, harga emas spot naik 1,02 persen atau 19,2 poin menjadi US$1.900 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Juni 2022 meningkat 1,72 persen atau 32,2 poin menuju US$1.901 per troy ounce.

Monex Investindo Futures dalam laporannya menyebutkan antisipasi pasar terhadap kenaikan suku bunga sebesar 0,5 persen dan komentar The Fed Powell yang mengabaikan kenaikan sebesar 0,75 persen telah memukul turun dolar AS dan berpeluang menopang kenaikan harga emas.

“Pagi ini (5/5), harga emas berpeluang dibeli untuk menguji level resistance US$1.910 selama harga tidak mampu menembus level support US$1.885,” papar Monex seperti dilansir Bisnis.com.

Namun, penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga emas menguji level support selanjutnya US$1.875.

Rentang perdagangan potensial di sesi Asia US$1.875 – US$1.910.

Mengutip Bloomberg, investor merenungkan pernyataan kebijakan moneter Federal Reserve, di mana bank sentral mengumumkan keputusannya untuk menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin untuk pertama kalinya sejak tahun 2000.