Saat ditanyakan terkait digunakan untuk apa dan dimana digunakannya BBM jenis pertalite itu, Kapolresta masih belum mengetahui jelas motifnya.
“Kami juga tidak tahu mau digunakan dimana, tapi yang pastinya saya perintahkan anggota terus mengikuti mahasiswa yang bersangkutan. Karena lebih bagus melakukan pencegahan, jadi sementara kami amankan dulu,” tutur Kapolresta.
Oleh sebab itu, Kapolresta pun mengimbau, agar hal seperti itu jangan dilakukan, karena tidak ada dalam aturan.
“Hal seperti membawa BBM, apalagi sampai membakar ban dan segala macam itu, tidak kita anjurkan. Karena dapat mengganggu ketertiban umum,” ucap Kombes Pol Sabana.
Dirinya tidak menghalang-halangi dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat, namun dengan cara yang benar. (Qyu)
Editor : Hasby







