Hari Ini Antam Kembali Bersinar, Emas Global Tertekan Penguatan Dolar AS

Hal itu karena dolar AS yang menguat usai risalah dari pertemuan Bank Sentral AS yang menyatakan sikap agresif untuk memerangi inflasi.

Dilansir Economic Times pada Kamis 7 April 2022, harga emas di pasar spot tercatat turun 0,2 persen ke level US$1.922,08 per ons.

Sedangkan, emas berjangka AS naik sebesar 0,2 persen ke level US$1.926,10 per ons.

Akibat dolar AS yang menguat ke level tertinggi dalam dua tahun tersebut dan usai risalah Bank Sentral AS yang bersiap mencegah inflasi agresif maka logam mulia kurang menarik bagi pemegang mata uang selain dolar.

Dalam risalah tersebut banyak pejabat The Fed mengatakan siap menaikkan suku buka setengah poin dalam pertemuan kebijakan mendatang untuk mencoba mengendalikan harga, meskipun risiko meningkat dari dampak perang Ukraina.

Adapun patokan imbal hasil Surat Berharga AS tenor 10 tahun melayang dekati level tertinggi yang dicapai di sesi sebelumnya, meningkatkan biaya peluang untuk menahan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi