Jelang Bulan Puasa Ramadhan, Harga Cabai Lokal Kalsel Tembus Rp120 Ribu per Kilo

Bahkan, dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) solar non subsidi juga menjadi alasan dari keterlambatan ini.

“Masalah cuaca juga. Tentu kami juga meminta kerjasama pemangku kebijakan lainnya yang menangani kelancaran pendistribusian ini, karena tidak ada artinya bahan pokok yang melimpah dan tersedia apabila masih saja terhambat. Maka dari itu, dinas perhubungan, kepolisian, dan pihak lainnya termasuk Pertamina ikut membantu,” paparnya.

Ia mengharapkan pula perhatian dari dinas pertanian agar ketersediaan cabai di tingkat petani daerah mampu memenuhi stok.

Tujuannya, komiditi ini secara penuh dapat memegang stabilitas harga supaya tidak mengalami lonjakan.

“Ini juga perlu kerjasama dengan tanaman pangan dan hortikultura beserta ketahanan pangan agar bagaimana para petani cabai kita bisa didampingi dalam kesehariannya. Supaya mampu terhindar dari serangan hama dan kegagalan panen lainnya sehingga harga pun stabil di pasar tradisional,” pungkasnya. (berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal