Pemuda Nyebur ke Sungai Martapura Diduga Depresi, Saksi: Bukan Orang Kampung Sini


WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Pemuda yang menceburkan diri ke Sungai Martapura dari Jembatan Kembar Darussalam, Kabupaten Banjar, diduga mengalami depresi.

Hal itu terungkap dari keterangan beberapa saksi yang sempat berdialog dengan pemuda tersebut.

Para saksi sendiri mengaku tidak mengenal pemuda tersebut, karena bukan orang kampung di sekitar lingkungan mereka.

Seorang saksi mengungkapkan, sempat melihat seseorang duduk di pinggir jalan di tepi gang.

“Awal ulun lawan kawan ulun betiga datang maulid an, pas sudah di muka gang, ulun melihat ada urang duduk di pinggir jalan di higa gang ulun,” ujar seorang saksi.

Setelah itu, kata saksi, ia pulang ke rumah. Sementara rekan-rekannya mendekati orang tersebut.

“Kakawanan menakuni memenderi uarng tuh, soalnya urangnya asing lain urang kampung ulun, kada suah melihat,” ujar saksi.

Saksi ini mengungkapkan, saat ditanya dari mana asalnya, di pria itu menjawab jangan mencampuri urusannya.

“Jangan meurusi diri saya, saya anak buangan,” ujar saksi mengutip keterangan rekannya yang sempat berbicara dengan korban .

Menurut saksi, setelah dirinya berada di rumah, tak berapa lama mendapat telepon dari rekan-rekannya yang meminta tolong karena ada orang ingin bunuh diri.

“Jar kawan ulun tolongi Man ada urang depresi handak bunuh diri. Lalu ai ulun mendatangi, pas di muka gang, si korban sudah di jembatan berjalan, imbah itu langsung betimbai,” kata saksi yang mengaku sempat meneriaki korban agar tidak menceburkan diri ke sungai.