WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Seorang bocah India bernama Amarjeet Sada dinobatkan sebagai pembunuh berantai termuda di Negeri Sungai Gangga itu.
Fakta mengejutkannya, dia memulai pembunuhannya sejak usia 8 tahun.
Dikutip dari Murderpedia, Amarjeet Sada berasal dari orang tua miskin yang tinggal di Desa Mushahar, Bihar, India.
Kasus pembunuhan yang dilakukan Amarjeet terungkap ketika seorang ibu bernama Chunchun Devi kehilangan bayinya yang baru berusia 6 bulan pada 2007.
Chunchun Devi kemudian melapor ke polisi.
Bayi itu diduga diculik oleh seseorang saat Devi sedang mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
Penduduk desa lantas mencurigai Amarjeet karena beberapa tanda.
Armarjeet pun akhirnya mengaku telah membunuh bayi berusia 6 bulan itu dan mengubur mayatnya secara diam-diam.
Dari terungkapnya kasus ini, Amarjeet akhirnya mengakui beberapa pembunuhan yang ia lakukan sebelumnya.
Dua pembunuhan sebelumnya telah diketahui oleh keluarganya dan beberapa penduduk desa, tetapi belum dilaporkan karena dianggap sebagai ‘masalah keluarga’.
Dua korban pembunuhan sebelumnya itu adalah sepupunya yang baru berusia enam bulan dan saudara perempuannya yang berusia delapan bulan.
Jadi, total korbannya ada tiga dan semuanya masih bayi.
Punya Masalah Mental
Inspektur Shatrudhan Kumar dari kepolisian Bihar mengatakan bahwa semua pembunuhan dilakukan dengan cara yang sama.
Amarjeet membawa korbannya ke ladang lalu memukul mereka hingga tewas.
“Dia bilang dia membawa anak-anak itu ke ladang, memukul mereka dengan batu lalu membunuh mereka. Dia didakwa melakukan pembunuhan,” tambahnya.
Polisi juga mengungkap bahwa Amarjeet mengalami masalah mental.