Menurut Suparmi, kenaikan harga daging sapi yang terjadi di pulau Jawa belum terlalu berdampak pada kenaikan harga daging sapi di Provinsi Kalsel, sedangkan ketersedian daging sapi cukup dengan kenaikan harga yang tidak terlalu signifikan dan bersifat situasional berkaitan dengan giat keagamaan dan relatif masih terjangkau oleh daya beli masyarakat konsumen.
Tindak lanjut dari kegiatan ini akan dilakukan pengawasan dan monitoring secara berkala dengan melibatkan beberapa stakeholder terkait antara lain Dinas Teknis yang membidangi Peternakan di Kabupaten/Kota, Dinas Perdagangan Provinsi, Dinas Perdagangan Kabupaten/Kota dan Satgas Pangan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga yang tidak wajar serta langkah-langkah/kebijakan untuk solusinya.(aqu)
Editor Restu







